Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Merah

By On Friday, October 20th, 2017 Categories : Budidaya

Tanaman Buah naga sudah lama di budidayakan di daerah Meksiko, Amerika Selatan dan Amerika Tengah untuk dimanfaatkan buahnya. Tanaman ini termasuk kedalam jenis tanaman yang memanjat. Secara biologi tanaman ini termasuk pada tanaman yang tidak lengkap karena hanya memiliki akar, cabang dan batang, buah dan bunga serta biji, sedangkan daun tidak ada pada tanaman buah naga ini.

Bagian-Bagian Tanaman Buah Naga

pohon buah naga

Akar

Uniknya tanaman ini bisa tetap hidup meski tanpa tanah atau hidup sebagai epifit, ini dikarenakan akar pada buah naga tidak hanya tumbuh pada pangkal batang di dalam tanah akan tetapi juga tumbuh pada celah-celah batang, yang memiliki fungsi sebagai pelekat sehingga tumbuhan ini dapat memanjat atau melekat pada tiang penyangga atau tumbuhan lain, nah akar pelekat inilah yang membuat tumbuhan ini tetap hidup meski tidak ada tanah.

akar batang buah naga

Sifat akar tanaman buah naga ini sangat tahan dengan kondisi tanah yang kering dan sebaliknya tanaman buah naga tidak tahan jika tanah tergenang air. jika tanaman ini dicabut akar pangkalnya dari tanah, tanaman ini masih tetap hidup karena dapat menyerap mineral dan air melalui akar udara yang terletak pada batangnya.

Cabang dan Batang

Jika tanaman ini sudah dewasa batang tanamannya akan memiliki air yang berbentuk lendir serta dilapisi lilin. Batang pohon buah naga berbentuk segitiga atau siku dan memiliki ukuran yang panjang. Batang dan cabang memiliki kandungan Kambium sebagai pertumbuhan tanaman.

Bunga

 

bunga buah naga

Buah naga memiliki bunga yang berbentuk menyerupai terompet, Bagian luar mahkota bunga berwarna krem sedangkan bagian dalamnya memiliki warna putih, sehingga pada saat mekar mahkota bunga berwarna krem campur putih.

Satu Bunga Buah naga memiliki benang sari warna kuning (Sel kelamin jantan) dan putik ( Sel kelamin betina) sehingga bunga pada buah naga tergolong pada bunga hermaprodit.

disepanjang batang buah naga akan tumbuh bunga pada bagian punggung siripnya yang berduri. jadi dalam satu batang buah naga tumbuh banyak bunga dan tangkai bunga yang pendek.

Buah Naga

buah naga

Buah Naga tergolong buah batu yang memiliki daging dan berair. Buah naga berbentuk bulat yang agak memanjang atau bisa juga dikatakan bulat agak lonjong. warna pada kulit buah naga bermacam-macam ada yang memiliki warna merah terang, merah gelap, dan ada juga yang berwarna kuning tergantung dari janis buah naga itu sendiri. Buah naga memiliki kulit yang agak tebal, kira-kira sekitar 3 mm – 4 mm. pada bagian kulitnya menyerupai sisik seekor ular naga.

Berat buah naga kisaran 80-500 gr, Dagingnya memiliki serat yang halus dan pada daging buahnya banyak biji-biji hitam berukuran kecil, bijinya bisa untuk dimakan, Daging buah naga beraneka macam warna, ada yang berwarna merah, hitam, dan putih, tergantung jenisnya. Tekstur buah naga sangat lunak dan manis sekali rasanya meskipun agak sedikit masam.

Biji Buah Naga

Buah naga memang memiliki banyak sekali biji yang tersebar pada daging buah naganya. Bijinya yang kecil-kecil ini bisa langsung dimakan bersamaan daging buahnya tanpa mengganggu kesehatan.

jika kamu tertarik untuk budidaya buah naga, kamu bisa pisahkan biji buah naga karena dapat dikecambahkan untuk dijadikan sebagai bibit buah naga.

Iklim yang Cocok Untuk Tanaman Buah Naga

Tanaman Buah Naga termasuk pada tanaman tropis, tanaman ini mudah sekali beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca seperti curah hujan, sinar matahari, dan angin.

Curah hujan bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman ini idealnya adalah sekitar 60mm/bulan atau 720mm/tahun. namun akan lebih baik lagi pertumbuhannya bila ditanam didataran rendah antara 0-350 mdpl ( Meter diatas permukaan laut ).

Selain curah hujan tentu suhu juga harus diperhitungkan, suhu yang ideal untuk tanaman ini kisaran 26º – 36 ºC dan kelembabannya diantara 70-90%.

Agar tanaman Buah naga merah dan putih bisa tumbuh sempurna dan menghasilkan buah yang lebat, tanaman buah naga harus terkena sinar matahari langsung minimal 8 jam setiap harinya. Jika penyinaran matahari berkurang intensitasnya akibat terhalang oleh gedung/bangunan yang tinggi atau oleh tanaman lain. maka pertumbuhan dan hasil nya tidak maksimal.

Jenis Tanah dan Ketinggian Tempat

seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa tanaman buah naga ini sangat tidak suka dengan genangan air, jika air terlalu lama menggenang maka itu akan membuat perakaran dan batang cepat membusuk. maka dari itu struktur tanah harus gembur agar dapat meningkatkan drainase sehingga air tidak akan menggenang. efek lain jika air menggenang adalah se mua buah dan bunganya akan rontok.

beberapa jenis buah naga cocok di tanam di dataran rendah dan beberapa jenis buah naga yang lainnya cocok untuk ditanam di dataran tinggi. jika anda ingin budidaya buah naga merah dan putih maka dataran rendah sampai sedang dalam kisaran 0m-500m mdpl cocok untuk anda namun idealnya adalah 400mdpl. buah naga jenis ini masih memungkinkan untuk tumbuh jika ditanam pada ketinggian diatas 500 mdpl, namun kekurangannya buah tidak akan selebat dan semanis yang ditanam di dataran yang lebih rendah. Sedangkan untuk buah naga yang berwarna kuning, produksi dan pertumbuhannya cocok pada ketinggian 800 mdpl seperti pegunungan.

Budidaya Tanaman Buah Naga

Budidaya tanaman buah naga bisa dilakukan dengan sistem stek batang 30-40cm yang ditanam di tanah, akar tanaman buah naga akan segera tumbuh beserta tunas cabangnya. yang paling penting dalam menanam buah naga, saat pertama kali menanam harus langsung terkena cahaya matahari dan disiram secara teratur sehingga batang buah naga tidak kekurangan air dan tidak kempes. perlu diketahui juga tanaman buah naga tidak akan tumbuh dengan baik jika kelebihan air.

Budidaya tanaman buah naga bisa ditanam didalam pot dengan penyangga dari beton di tengah-tengah potnya, dengan ukuran beton 10cm x 10cm dan tingginya 2 Meter tancapkan kedalam tanah sedalam 50cm.

Pada bagian ujung atas tiang penyangganya diberi besi yang bentuknya lingkaran yang berfungsi sebagai penopang cabang tanaman. Dalam Satu tiang atau satu pot bisa diberi 3-4 bibit buah naga.

Pengolahan Tanah & Pengairan

Tanah yang gembur adalah tanah yang baik untuk ditanami tanaman buah naga, karena tanaman ini akarnya tumbuh menyerap dipermukaan tanah. jadi kalau tanahnya liat atau keras maka akarnya tidak akan kuat mengakar ke tanah.

Cara pengairan dalam budidaya buah naga yang bisa dilakukan ada dua system pengairan, yaitu dengan menggunakan system lab dan bisa juga dengan system pipa air yang mirip dengan hidroponik. anda bisa memilih salah satu system pengairan untuk budidaya buah naga dengan memperhatikan sumber air di lingkungan sekitar.

1. Pengairan System Lab

Jika dalam budidaya buah naga ini dilakukan di areal pesawahan anda bisa menggunakan pengairan dengan system lab. system lab cukup sederhana, anda hanya memerlukan cangkul sebagai alatnya. pengairan cukup menggunakan saluran air yang tersedia disekitar barisan tanaman.

2. Pengairan System Pipa

Kelebihan dari menggunakan system pipa yakni hemat air dibandingkan dengan system lab, pengairan ini bisa menggunakan pipa plastik atau popa karet. dengan system ini anda bisa memberikan pupuk cair pada kocoran. dengan sistem ini biaya pupuk dan tenaga kerja menjadi lebih hemat.

Pemeliharaan Tanaman

Ada beberapa hal yang perlu anda lakukan dalam budidaya tanaman buah naga dikebun diantaranya adalah melakukan penyulaman, Pengikatan, mengatur letak, pengairan, pemberian pupuk dan pembumbunan, memangkas serta menyeleksi bunga dan calon buahnya.

Pemupukan dan jenis Pupuk yang digunakan

Pupuk dalam budidaya buah naga diberikan berdasarkan fase pertumbuhannya. jumlah pemberian pupuk dan cara pemberiannyapun berbeda-beda. pupuk yang diberikan harus dilakukan secara bertahap sesuai umur tanaman buah naga. pemberiannyapun hanya ketika tanaman buah naga sudah menunjukkan gejala kurangnya unsur hara. misalkan :

a. Nitrogen
Bisa dilihat dari batang atau cabangnya yang pertumbuhannya kecil dan ramping. selain itu diameter batangnya tidak seimbang dengan panjang cabangnya. Gejala lainnya adalah Warna batang tampak berwarna hijau muda kekuningkuningan atau pucat. jika ini dibiarkan sampai berbuah maka buahnya nanti akan berukuran kecil dan cepat matang.

b. Fosfor
Tanaman buah naga yang kekurangan fosfor bisa dilihat dari gejalanya seperti batang buah naga yang berwarna merah kekuning-kuningan jika dibiarkan lama kelamaan akan berubah menjadi warna coklat kekuning-kuningan.

tanaman buah naga yang kekurangan Fosfor akan menghasilkan buah yang jelek, kecil dan cepat tua.

C. Kalium
Ciri-ciri tanaman buah naga yang kekurangan kalium bisa kita lihat dari batang atau cabangnya yang memiliki warna hijau terang, meskipun terang tapi terlihat seperti lemah yang seakan-akan batangnya mengandung banyak air. kadang pula batangn atau cabangnya melengkung atau bengkok.

D. Magnesium
Tanaman buah naga yang kekurangan magnesium bisa dilihat dari warna batang atau cabangnya yang semula berwarna hijau tua namun lama kelamaan berubah menjadi pucat hingga pada akhirnya tanaman buah naga mengering.

E. Kalsium
Tanaman buah naga yang memiliki kadar kalsium yang rendah bisa dilihat ciri-ciri nya pada batang atau cabangnya yang warna hijaunya tidak merata sehingga cabang cepat kering.

 

 

Baca : 27 Manfaat Buah Naga

 

 

 

 

 

Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Merah | theekem | 4.5